Sepuluh Sikap Positif Dalam Melayani Pelanggan

FOTO : Prof. Dr. Zainuddin Maliki, M.Si. didampingi Dr. Syamsul Sodiq, M.Pd. ketika menyampaikan materi dalam Baitul Arqom di Auditorium G-inspire, UMSurabaya.

Surabaya,  16 Agustus 2011 – Pelayanan prima  merupakan pelayanan yang murni yaitu pelayanan dengan hati yang terbuka dan senyum yang jujur. Makna lain dari pelayanan prima yaitu pelayanan yang memberikan pelayanan terbaik kepada customer atau pelanggan. Tentunya, terbaik menurut pelanggan, bukan terbaik menurut  yang melayani. Dosen dan karyawan sebagai pelayan sedangkan mahasiswa  sebagai organ yang dilayani.  Hal tersebut disampaikan Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya), Prof. Dr. Zainuddin Maliki, M.Si, dalam rangkaian acara yang bertajuk Baitul Arqom  di  Auditorium G-inspire lantai 6, Kampus UMSurabaya, Selasa 16/8/2011.

Dalam acara tahunan yang diikuti seluruh Dosen dan karyawan UMSurabaya ini, Prof. Zainuddin berperan sebagai pembicara dengan topik “ Membudayakan Service Exellent”  dengan Moderator, Pembantu Rektor I,  Dr. Syamsul Sodiq, M.Pd.

Pada bagian lain Prof. Zainuddin  menyampaikan bahwa, hakikat dari pelayanan prima yakni  pelayanan ekstra dalam hal attitude (sikap, kepribadian), attention (perhatian), dan action (tindakan).

Selain itu, pelayanan harus efektif, maksudnya pelayanan harus tepat waktu, cepat, mudah, murah, dan akurat.

Selanjutnya Prof. Zainuddin memaparkan bahwa ada sepuluh sikap yang harus diekspresikan   dalam memberikan pelayanan. Kesepuluh sikap pelayanan tersebut dimaknai sebagai Sikap Positif dalam pelayanan yaitu; Santai namun sopan; Sensitive terhadap perasaan pelanggan; Membuat pelanggan merasa diistimewakan, misalnya menyebut namanya dengan lengkap; Menunjukkan perhatian yang wajar, tidak dibuat-buat; Mengajukan pertanyaan dan mencatat jawabannya;  Menunjukkan kebanggaan pada diri sendiri, pekerjaan, dan jabatannya dengan berpakaian pantas dan serasi; Menawarkan bantuan tanpa menungu diminta; Secara suka rela memberi informasi; Menggunakan secara jelas bahasa sehari-hari; Terlihat bersahabat dan familiar, dan yang terakhir  Senyum.

Selain Prof Zainuddin pemateri lainnya ialah Ketua PWM Jawa Timur Prof. Dr. Thohir Luth, M.A. dengan topik “Revitalisasi Ideologi Muhammadiyah Karyawan Amal Usaha Muhammadiyah”, Drs. Bagus Sanjoto, M.Si. yang menyampaikan bahasan “Menumbuhkan Loyalitas dan Pengabdian di Amal Usaha Muhammadiyah”,  dan topik terakhir yang disajikan adalah “Bekerja Dengan Akhaqul Karimah”, oleh DR. Saad Ibrahim, M.A. (wm-07,wm-09)

BERITA TERKAIT :

1. Partai X Berusaha Menguasai Amal Usaha Muhammadiyah

2. ‘Mengabdi dan Melayani’, Menjadi Motto Pelayanan UMsurabaya

3. Foto terkait

Satu Balasan ke

  1. meutuah berkata:

    Terima kasih atas penulisan artikel/informasi ini, semoga bermamfaat bagi kita semua,,, sukses milik semua orang, jadikan hari ini lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok harus lebih baik dari hari ini, salam….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s