PAN Siap Cap Jempol Darah Untuk Mendukung PPDI

Sekjen PAN Ir. Taufik Kurniawan, MM. ketika memberikan pencerahan kepada para perangkat desa yang tergabung dalam PPDI di pendopo Kab. Lumajang

MasWasis.com. Lumajang, 9 Mei 2012 – Sekitar 550 perangkat Desa di Lumajang yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) berkumpul memenuhi Pendopo Kabupaten Lumajang Rabu (9./5/2012). Siang yang cerah itu PPDI mendapat pencerahan sekaligus dukungan dari Wakil Ketua DPR sekaligus Sekretaris Jendral DPP PAN Ir. Taufik Kurniawan, MM.

Dalam pidatonya  Taufik Kurniawan mengharapkan kepada para anggota PPDI untuk bersabar menunggu hasil perjuangan Fraksi PAN di DPR RI yang berusaha mewujudkan Undang Undang tentang Desa yang di dalamnya akan diperjuangkan agar Perangkat Desa bisa diangkat menjadi Pegawai Negeri.

Menurutnya Perangkat Desa merupakan pejuang-pejuang demokrasi, mulai pemilihan Bupati, pemilihan Gubernur, Presiden, dan pemilihan DPR, perangkat desa menjadi ujung tombak dalam mensukseskan pelaksanaan pesta demokrasi tersebut di tingkat Desa. Hal tersebut merupakan tugas yang harus diemban dan menjadi tanggungjawabnya, bahkan membagi raskin (beras untuk si miskin, red.) yang apek itupun menurutnya juga merupakan dari tanggungjawabnya.

Menurut orang kepercayaan Hatta Rajasa ini, rupanya pantas apabila perangkat desa mendapatkan penghargaan.”Mestinya Pemerintah tidak hanya mengangkat para Perangkat Desa menjadi pegawai negeri saja, namun perintah juga harus mampu meningkatkan kesejahteraan para perangkat desa beserta keluarganya,” tambah alumni Teknik Kimia Undip Semarang ini bersemangat.

Di bagian lain suami dari Ir. Damayanti Wicaksono Rini, MM, tersebut menyampaikan bahwa sinergitas antara PAN dan PPDI sudah berlangsung sejak dua tahun yang lalu. PPDI juga telah bertemu empat mata dengan Hatta Rajasa, pernah juga bertemu Amien Rais, pernah bertemu juga MenPAN Azwar Abubakar, pernah bertemu Fraksi PAN, pernah bertemu Menhut Zulkifli Hasan. Jadi menurutnya satu-stunya partai yang tokoh-tokohnya  paling lengkap pernah bertemu dengan PPDI adalah PAN. Dan PAN juga pernah menandatangi kontrak politik dengan PPDI dalam  upaya mengangkat para perangkat desa untuk menjadi PNS. “Namun apabila kotrak politik yang kita tandatangani di atas materei dulu terasa kurang, PAN siap untuk tanda tangan kembali, bahkan cap jempol darahpun PAN siap untuk melakukannya, demi terwujudnya harapan para perangkat Desa untuk segera mejadi pegawai negeri,” tambah  Taufik yang disambut tepuk tangan gegap gempita para perangkat desa yang hadir.

Dalam penutupan pidatonya Taufik Kurniawan juga melakukan yel-yel yang harus diikuti oleh para perangkat desa. Lantas Taufik mengepalkan tangan ke atas sambil teriak ‘perangkat desa!’, para perangkat desa menjawabnya ‘luar biasa!”, ketika Taufik berteriak ‘pegawai negeri!’, perangkat desa menjawab ‘harga mati!’. Itulah yel-yel yang diajarkan Taufik Kurniawan untuk memberi semangat kepada abdi rakyat di tingkat desa tersebut.

Acara yang dihadiri wakil Bupati Lumajang, Drs. H. As’ad, M.Ag. dan para perangkat desa se Kabupaten Lumajang. Hadir pula para perwakilan anggota PPDI dari Bojonegoro, Ponorogo, Blitar, bahkan dari Demak Jawa Tengah. Sementara itu PPDI Jember telah bertemu langsung dengan jajaran pengurus PAN di hotel Bintang Mulia pada pagi harinya.

Dari DPP PAN yang hadir di acara tersebut antgara lain, Dr. H. Anton, Sitti Hikmawaty, Ibnu, Riris, dan Eko Patrio. Hadir pula Ketua Umum Garda Muda Nasional, salah satu sayap muda PAN, yang didampingi aktivis GMN Hengky Kurniawan. Bahkan kehadiran pesinetron Hengky Kurniawan dan komedian Eko Patrio menambah suasana acara tersebut bertambah meriah.

Dari DPW Jawa Timur hadir antara lain Kuswiyanto, R. Suwasis Hadi, Malik Effendy, Suli Da’im, M. TaufikGani,  Rahman Windiarto,Basuki Babussalam, Didik Setiobudi, Fahruddin, Mashuri, Herman Rifa’i.

Acara di pendopo Kabupaten Lumajang ini merupakan rangkaian kunjungan DPP PAN ke Jember, Lumajang, dan Probolinggo.

Akhirnya acara yang dimulai pukul 14.00 siang ini diakhiri pada pukul 16.55 dengan sebuah lagu yang berjudul Jambu Alas oleh Cak Dikin dan mantan istrinya Wiwit dari Solo. (wm-01)

________________________________________________________________

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s