UNMUHSurabaya Mendeklarasikan  Muhammadiyah Tobacco Control Center (MTCC)

MasWasis.com, Surabaya, 27 Februari 2014 – Sekitar 70 juta  dari 250 juta penduduk Indonesia pada tahun 2013 yang lalu merupakan konsumen rokok yang aktiv. Jumlah rokok yang dikonsumsi sebanyak 302 miliar batang. Bila diasumsikan satu batang seharga seribu rupiah, maka pada tahun 2013 yang lalu penduduk Indonesia membelanjakan uangnya untuk membeli rokok sekitar 300 triliun rupiah. Hal tersebut  disampaikan Dr. dr. Sukadiono, MM., Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya, pada acara Seminar dan Deklarasi MTCC (Muhammadiyah Tobacco Control Center)  UNMUHSurabaya, Kamis (27/02/2014).

Selanjutnya  dr. Suko, panggilan akrab dr Sukadiono, menyampaikan bahwa Indonesia merupakan negara terbesar ketiga dengan tingkat konsumsi dan pecemaran asap rokok, setelah Cina dan India.

Dengan mengutip data Susenas pada tahun 2010 yang lalu,  mantan Direktur Rumah Sakit Muhammadiyah Surabaya ini mengungkapkan, bahwa 63 % rumah tangga di Indonesia mempunyai pengeluaran untuk rokok. Sedang pengeluaran untuk rokok pada keluarga termiskin sebesar 11,91 %, sementara untuk keluarga terkaya sebesar 6,78 %.

Pengeluaran untuk membeli rokok 13 kali lipat dari pengeluaran untuk membeli daging, 5 kali lipat dari pengeluaran untuk telur dan susu, dan 6 kali lipat dari pengeluaran  untuk kesehatan dan pendidikan. Sedang belanja mingguan untuk rokok menempati peringkat tertinggi, sebesar 22 % dan disusul belanja unutk beras sebesar 19 %.

Dr. Suko juga mengungkapkan temuan dari hasil penelitian tentang bahaya dari rokok, pada tahun 2000-2003 lebih dari 360.000 rumah tangga miskin di perkotaan dan di pedesaan membuktikan bahwa kematian bayi dan balita lebih tinggi pada keluarga yang orang tuanya merokok ketimbang yang tidak merokok.

Acara yang digelar di gedung G-inspire lantai 6 kampus UNMUHSurabaya ini merupakan rangkaian  acara Dies Natalis ke 30 UNMUHSurabaya dan Deklarasi MTCC (Muhammadiyah Tobacco Control Center) UNMUHSurabaya.

MTCC merupakan implentasi dari Surat Edaran PP Muhammadiyah nomor 412/1.0/H/2011 tentang penetapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di lingkungan Muhammadiyah.

Selain dr Suko tampil sebagai pembicara Mutia Hariati Hussin dari MTCC UNMUHYogyakarta, dan dr. Ida Rochmawati, MSc., Sp.KJ, seorang dokter di PKU Muhammadiyah, Wonosari Gunungkidul, Yogyakarta dan aktivis MTCC Yogyakarta.

Sekitar 300 peserta mengikuti acara tersebut  baik dari internal UNMUHSurabaya maupun undangan dari luar. (wm-01, wm-04)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s