Hatta Rajasa Sempat Mampir di Kedai STMJ

Kedai STMJPak Salim, pemilik kedai sedang meracik STMJ special untuk Bang Hatta  dan Kang Yoto _______

MasWasis.com, Pasuruan, 2 Desember 2012 – Ada yang kurang lazim dalam jalan sehat bersama Hatta Rajasa yang diselenggarakan oleh DPD PAN Kabupaten Pasuruan di Bangil, Ahad (2 /12/2012). Namun ketidaklaziman itu justru menuai berkah yang melimpah, setidaknya menambah nilai++ dari kegiatan yang diikuti lebih dari 30.000 peserta tersebut.

Adalah Kang Yoto yang berperan sebagai aranger  kegiatan pribadi Hatta Rajasa dalam jalan sehat tersebut. Dari hal yang terkecil, misalnya Hatta Rajasa diminta untuk melepas topinya, meski pagi itu cuara cerah dan matahari terasa menyengat kulit. Apa tujuannya ? Bisa jadi agar Hatta Rajasa lebih mudah dikenal masyarakat Bangil yang dilewatinya. Belakangan tidak hanya topi, tapi juga jaket hitam yang dikenakan Hatta Rajasa-pun juga dilepas. Ide Kang Yoto tersebut  ternyata tidak sia-sia. Ketika HR ikut berjalan bersama para peserta, tak pelak masyarakat yang dilaluinya bersautan memanggil-manggil nama Hatta Rajasa dan berhamburan ingin bersalaman. Bahkan tidak sedikit yang minta foto bersama.

Tidak sampai di situ, di tengah-tengah perjalanan, Hatta Rajasa diminta untuk berhenti. Walhasil, peserta jalan sehat antri dan saling berebut bersalaman, mirip open house hari raya Idul Fitri. Entah berapa ribu orang yang berkesempatan bersalaman dengan Hatta Rajasa. Semuanya dilayani dengan sabar hingga tuntas.

Yang juga tidak lazim, setelah berhenti dan menyalami peserta, Hatta Rajasa tidak ikut jalan melalui route jalan sehat yang telah ditentukan. Hatta dibelokkan melewati jalan lain  melalui perkampungan padat untuk kembali ke alun-alun Bangil tempat finish jalan sehat. Nah, di sepanjang perjalanan di perkampungan tersebut Hatta Rajasa beberapa kali mampir ke warung yang berderet di sepanjang jalan, sekedar menyapa pemilik warung dan masyarakat yang sedang makan pagi.

Ketika melewati kedai STMJ (susu telor madu jahe, red.) milik Pak Salim, Hatta Rajasa dipersilakan mampir oleh pemilik kedai. Kehebohanpun terjadi, pemilik kedai tidak menyianyiakan promosi STMJ-nya dengan mengatakan STMJ miliknya tidak ada duanya, susunya asli, madunya juga asli. Tak pelak Hatta Rajasa minta dibuatkan. Bersama Ketua FPAN DPR RI Tjatur Sapto Edi, Bupati Bojonegoro Suyoto, Wakil Bupati Pasuruan Edi Paripurna, dan Calon Wakil Bupati Pasuruan Bambang Pujiono, duduk gayeng menikmati minuman STMJ milik Pak Salim.

Ketika akan meninggalkan kedai STMJ milik Pak Salim, tidak lupa Hatta Rajasa membayar minuman yang telah diseduhnya. Namun, dengan nada ikhas Pak Salim menolaknya dengan halus. Setelah adanya desakan dari belasan orang yang mengiringi Hatta Rajasa,  akhirnya dengan sedikit malu-malu Pak Salim menerima beberapa lembar rupiah berwarna merah dari Hatta Rajasa. (wm-01)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s